Dulunya dikenal sebagai model androgini, cenderung memamerkan pakaian wanita guna menarik minat mereka dan menunjang keuangan dari brand yang sempat menaunginya. Namanya begitu dielukan dahulu kala. Namun kini, semua itu hanya sejarah semata."Sekalipun diriku rindu dengan mereka yang selalu mengelu-elukan namaku dikala bersua, dan para brand itu mengemis kepadaku agar bisa menjadi model mereka, aku takkan pernah mau menginjaki ranah itu lagi."

| Nama | Rendi Kirana |
| Jenis Kelamin | Laki-laki |
| Umur | 21 Tahun |
| Tanggal Lahir | 06 Agustus |
| Pekerjaan | Model (Sudah berhenti), Utaite (masih berlangsung) |
| Keluarga | Ayah (Sudah meninggal), Ibu (Hidup), Saudari kembar (Hidup) |
| Hal yang disuka | Segala yang bisa dimakan, olahraga, membuat konten, informasi yang detil, meramal |
| Hal yang tidak disuka | Informasi yang minim detail, pekerjaan lamanya, berpakaian selayaknya wanita |
Adalah seorang lelaki dengan kepribadian yang cuek, tidak perduli akan sekitar, supel, dan selalu berbicara sesuai dengan apa yang mengisi kepalanya tanpa memperdulikan apakah perkataannya itu akan melukai hati seseorang atau tidak. Namun karena publik terlanjur mengenalnya sebagai sosok Kirana, si model cantik yang ramah. Kepribadian Kirana itu pun akhirnya Rendi pakai sebagai topeng utama saat menghadapi banyak orang, baik saat bekerja maupun saat dirumah untuk menutupi kepribadian aslinya yang sungguh tidak bersahabat kendati pun kini ia telah hengkang dari dunia model.Kondisi genetika membuat Rendi menjadi berbeda dari anak laki-laki pada umumnya. Rendi memiliki wajah yang cantik melebihi wanita tulen hingga tak jarang banyak wanita yang iri akan kecantikan yang dimiliki Rendi. Semulanya, Rendi memiliki rambut yang panjangnya hingga ke pinggul untuk menunjang kegiatannya kala menjadi model dulu. Namun semenjak ia benar-benar berhenti, Rendi langsung memotong rambutnya hingga panjangnya hanya tersisa sampai tengkuk lehernya saja. Rendi kerap terlihat mengikat sebagian rambutnya agar tetap terlihat rapi dan tak mengganggu aktivitasnya.Walaupun segala usaha telah ia kerahkan untuk mendapatkan kodratnya kembali setelah dirusak habis-habisan selama menjadi kirana, faktanya semua itu tidaklah cukup. Disaat ia begitu percaya diri dengan rambut pendeknya, justru hal tersebut sama sekali tak menyelesaikan permasalahannya. Baik dulu maupun sekarang, ia sering membuat orang lain salah menyangka jika ia adalah perempuan dan membuatnya kerap mengoreksi kepada mereka yang salah mengira. Tetapi, karena wajah cantik yang dimiliki nya pula ia bisa mendapatkan kerjaan yang begitu mumpuni meski ia sendiri merasa berat hati menjalaninya dan pada akhirnya berhenti.Tahun-tahun yang berlalu selama ia menjadi Kirana merupakan tahun yang berat untuknya. Sekadar melangkahkan kaki sejauh seratus meter pun ia begitu gemetar untuk melakukannya. Disisi lain ia tak sanggup untuk terus menerus menutup diri, ia pun memanfaatkan keahlian menyanyinya dan memulai pekerjaan baru sebagai Utaite lokal sampai sekarang. Kini publik mengenalnya dengan nama REN.



